Riset Akutansi

Riset Akutansi
Menurut Ndraha (1988), riset diartikan secara luas sebagai suatu pemeriksa atau pengujian yang teliti dan kritis dalam mencari fakta atau prinsip-prinsip penyelidikan yang tekun guna memastikan suatu hal. Maka dapat dikatakan riset adalah suatu usaha untuk menemukan suatu hal menurut metode ilmiah sehingga harus memiliki tiga unsur penting berikut ini : sasaran, usaha ( untuk mencapai tujuannya), metode ilmiah ( yang akan digunakan). Akutansi adalah pengidentifikasian , pengukuran dan pengkomunikasian informasi keungan yang menyangkut entitas ekonomi kepada pihak-pihak yang berkepentingan. Jadi, riset akutansi adalah suatu kegiatan atau usaha untuk menemukan atau memeriksa sesuatu hal yang berhubungan dengan akutansi dengan mengunakan metode ilmiah.
A. Kriteria Riset Ilmiah
Supaya suatu metode yang dipakai dalam penelitian itu ilmiah, maka metode tersebut harus mempunyai beberapa kriteria, menurut Natzir (1988), kriteria tersebut ialah
1. Berdasarkan pada kebenaran atau fakta.
2. Bebas dari prasangka. Bukan dari pandangan secara subjektif.
3. Mengunakan analisis yang logis.
4. Mengunakan ukuran secara objektif. Mengunakan alat ukur yang objektif.
5. Mengunakan teknik kuantifikasi.
B. Metode dan desain riset
Seperti yang dikatakan pada awal kata, dalam riset dibutuhkan metode ilmiah untuk membuat suatu penelitian.dibawah ini akan disebutkan beberapa metode ilmiah yang sering dipakai :
1. Metode Sejarah
2. Metode Deskriptif
3. Metode Eksperimen
4. Metode Kausalitas-Komparatif
5. Metode Partisipatoris
C. Alat-alat analisis riset akutansi
Akutansi memiliki bidang yang sangat luas dari transaksi sampai Laporan Keuangan. Tidak hanya itu semua kegiatan masyarakat memiliki hubungan dengan keuangan atau akutansi. Oleh karena itu akutansi memiliki banyak cara hitung atau metode yang berbeda di setiap kegiatan yang bersangkutan. Dibawah ini akan disajikan alat-alat analisi riset akutansi :
1. Rasio Keuangan
Analisi rasio keuangan dipakai untuk menentukan kesehatan atau kinerja keuangan suatu perusahaan baik pada saat sekarang maupun yang akan datang. Rasio yang dipakai adalah
a. Rasio Likuiditas
b. Rasio Efesiensi
c. Rasio Leverage
d. Rasio Probafitabilitas
e. Rasio Dividen Payout
2. Penilaian Investasi
Dalam penilaian aliran kas suatu Investasi, di gunakan 4 metode yang biasa di pakai, yaitu
a. Metode Payback Period
b. Metode Net Present Value
c. Metode Internal Rate of Return
d. Metode Profibility Index
e. Titik Impas (BEP)
3. Metode Linear programming
Metode yang ini di gunakan untuk mengatasi kendala keterbatasan sumber daya yang disesuaikan dengan permasalahan yang akan diteliti, dengan maksud mencapai tujuan yang optimal.
a. Metode Transportasi
b. Metode Penugasan
c. Analisis Network Planning
d. Teori Permainan
e. Teori Keputusan
f. Metode Pengendalian Persedian
g. Metode Rantai Markov
h. Model Antrian
D. Alat analisis stasistika untuk metode riset akutansi
Untuk memudahkan dalam pembuatan penelitian mengunakan teknik statistika adalah salah satu cara yang di pakai. Bukan berarti semua mengunakan teknik statistika, akan tetapi ada sebagian mengunakan teknik ini.
a. Statistik Sample
b. Angka Indeks
c. Tabulasi Silang
d. Analisis Regresi Sederhana
e. Peramalan
f. Analisis Regrasi Linear Berganda
g. Regresi Non Linear

Published in: on 16 Februari 2010 at 2:52 pm  Tinggalkan sebuah Komentar  

The URI to TrackBack this entry is: https://khair2120.wordpress.com/2010/02/16/riset-akutansi/trackback/

RSS feed for comments on this post.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: